Minggu, 21 Juni 2015

Gojek kena teror GrabBike santai

Gojek kena teror GrabBike santai - Kasus ancaman terhadap pengemudi Gojek memang bukan menjadi barang baru. Namun, apakah kejadian serupa juga dialami oleh pengemudi GrabBike?

Head of Marketing PT Grab Taxi Indonesia, Kiki Rizki mengatakan pengemudi GrabBike sejauh ini tak mengalami peristiwa yang serupa dengan Gojek. Pasalnya, kata dia, sebelum diluncurkan GrabBike ke masyarakat, itikad baik sudah mereka tunjukkan dengan sowan ke paguyuban ojek.

"Ibaratnya, kita udah kulonuwun ke paguyuban. Jadi sudah diterima. Itu yang jadi cirikhas kami memberikan pelayanan kepada masyarakat tapi tak lupa dengan pengojek sekitar," katanya ketika ditemui di Jakarta, Jumat (19/06).

Bahkan, lanjut dia, untuk memuluskan rencana, tak tanggung-tanggung kepala dari paguyuban ojek diajak bicara tentang rencana mereka. Strategi ini diakuinya sangat jitu untuk meredam kesalahpahaman di antara pengemudi ojek konvensional dan GrabBike sekaligus memverifikasi pengojek yang terpercaya dan berkualitas untuk diajak bergabung.

"Kepala sukunya kan ada di antara mereka. Kita tinggal pegang kepala suku masing-masing," ujarnya.

Sebetulnya, hampir sama dengan Gojek yang diakui oleh CEO Gojek, Nadiem Makarim juga telah mengajak bicara dengan pengojek konvensional.

"Kami enggak pernah menyalahkan ojek biasa untuk reaksi tersebut, itu hanya karena kurang informasi mengenai Gojek," katanya belum lama ini.

"Kami bukan berkompetisi, tapi malah sebaliknya, kami ingin merangkul sebanyak mungkin supir ojek yang terpercaya dan ingin meningkatkan penghasilan," imbuhnya.

Menurutnya, banyak kasus yang serupa namun setelah dijelaskan, akhirnya malah gabung dan jadi driver Gojek yang handal dan rajin.

Gojek kena teror GrabBike santai Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Malemjumat

0 komentar: